Homepage Publication

Dinilai Lebih Aman, Reksadana Jadi Pilihan Investasi Banyak Warga Soloraya

Monday, 15 June 2026
Dhima Wahyu Sejati, Suharsih
Dinilai Lebih Aman, Reksadana Jadi Pilihan Investasi Banyak Warga Soloraya

Esposin, SOLO — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat warga Soloraya cenderung memilih instrumen investasi berupa reksadana. Hal itu karena reksadana dinilai lebih aman.

Kepala Bagian Pengawasan LJK 1 Kantor OJK Solo, Septarini Haryati, mengatakan instrumen reksadana bahkan lebih digandrungi dibandingkan saham dan Surat Berharga Negara (SBN).

Ia mengatakan kecenderungan warga Soloraya dalam berinvestasi bisa dilihat dari kepemilikan rekening pasar modal. Berdasarkan catatan OJK, dari ratusan ribu warga yang terjun ke bursa, mayoritas menempatkan dananya pada manajer investasi melalui instrumen reksadana.

"Secara komposisi ini memang masih dominannya ada di SID [Single Investor Identification] Reksadana. Kalau untuk di Maret itu mencapai 478.000. Kemudian disusul dengan SID saham sebanyak 242.000, kemudian disusul SBN 26.000," jelas Septarini dalam paparannya saat konferensi pers OJK di Solo, belum lama ini.

Septarini membeberkan tingginya minat warga Soloraya terhadap reksadana ini selaras dengan pertumbuhan total investor secara keseluruhan. Ia mencatat ada peningkatan jumlah pendaftaran investor baru di wilayah Soloraya dalam year-on-year (YoY).

"Tercatat pertumbuhan SID secara year on year ini kami lihat pertumbuhannya sangat tinggi, yaitu sebesar 44,32 persen. Dari sebelumnya hanya 517.693 menjadi 747.000. Sehingga memang di sini terlihat bahwa ada peningkatan SID yang cukup besar di Soloraya," urainya.

Kecenderungan warga memilih reksadana ini sangat rasional di tengah iklim pasar saat ini. Ia menjelaskan kondisi pasar modal belakangan ini memang sedang menghadapi berbagai tantangan yang memicu naik-turunnya harga aset dengan cepat. 

Kondisi Pasar Modal

Instrumen reksadana yang dikelola oleh profesional di bidangnya kerap dinilai sebagai opsi yang lebih aman bagi investor ritel atau investor pemula.

"Memang kita ketahui persis kondisi pasar modal ini kan ada peningkatan volatilitas. Ini memang terutama dipicu adanya tekanan dari faktor-faktor eksternal. Akan tetapi secara umum pasar modal ini masih manageable [terkendali] dengan beberapa indikator kinerja yang masih tumbuh positif," katanya.

Lebih lanjut, ia menerangkan meski mayoritas masyarakat memilih reksadana, perputaran uang di instrumen saham tetap menunjukkan nilai yang sangat fantastis. OJK mencatat perputaran uang dalam transaksi saham di Kota Solo menjadi yang tertinggi jika dibandingkan daerah lain di Soloraya.

"Untuk transaksi saham ini ternyata yang tertinggi ini juga ada di Soloraya [Kota Solo] yang mencapai Rp1,71 triliun. Kemudian disusul oleh Kabupaten Sukoharjo senilai Rp843 miliar dan Kabupaten Klaten Rp563 miliar," paparnya.

Sedangkan secara keseluruhan, Septarini menilai animo investasi saham masyarakat Soloraya sejatinya masih sangat kuat dan menunjukkan tren penguatan dalam rentang waktu tahunan. Meski demikian, nilai transaksi sempat terkontraksi pada pencatatan bulanan imbas dinamika bursa nasional.

Transaksi per Oktober tercatat merosot Rp2,07 triliun atau 31,82 persen dibandingkan posisi sebelumnya. "Apabila dibandingkan dengan posisi yang sama pada Maret 2025 atau secara year on year, untuk transaksi saham ini ada peningkatan Rp2,25 triliun atau 103,15 persen. Jadi sebenarnya kalau dibandingkan dengan kondisi tahun lalu, transaksi saham di Soloraya ini masih cukup baik," katanya.

Insights & Ideas

Get the latest insights, expert tips, and updates to stay informed and inspired.

Dinilai Lebih Aman, Reksadana Jadi Pilihan Investasi Banyak Warga Soloraya

Kepala Bagian Pengawasan LJK 1 Kantor OJK Solo, Septarini Haryati, mengatakan instrumen reksadana bahkan lebih digandrungi dibandingkan saham dan Surat Berharga Negara (SBN).

Solo Ramah Investasi, Pemkot Permudah Izin hingga Buka Layanan di Luar Jam Kerja

DPMPTSP Kota Solo terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan memastikan kemudahan administrasi perizinan bagi para pelaku usaha agar nilai investasi di Kota Bengawan meningkat.

SIF 2025, Wawali Astrid: Peluang Investasi Edutourism Terbuka Lebar di Kota Solo

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani meyakini edutourism atau wisata pendidikan merupakan peluang investasi yang sangat menjanjikan di Kota Bengawan.

Bidik Gaya Belajar Gen Z, Pengamat Ungkap Potensi Investasi EdTech di Kota Solo

Perilaku khas generasi Z yang sangat tergantung pada gadget memunculkan peluang bisnis baru di bidang Education Technology atau EdTech di Kota Solo.

Bapenda Solo Beri Penghargaan kepada 25 Wajib Pajak Daerah Terbaik

Pemkot Surakarta melalui Bapenda Kota Surakarta memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para wajib pajak daerah terbaik yang sudah taat dan patuh dalam memenuhi kewajiban membayar pajak.

SIF 2025: Dorong Iklim Investasi Sehat, Wali Kota Solo Pastikan Zero Pungli

Wali Kota Solo Respati Ardi memastikan terus mendorong iklim investasi yang sehat dan bebas dari pungutan liar atau pungli yang merugikan calon investor.

Pengusaha Banyumas Jauh-jauh Datang ke Solo Investment Forum demi Konsultasi

Seorang pengusaha pengemasan minyak goreng asal Banyumas rela datang jauh-jauh ke Solo Investment Forum (SIF) 2025 yang digelar Pemkot Solo di Swiss-Belinn Hotel Saripetojo, Jumat (12/12/2025), demi konsultasi.

Puluhan Aset Pemkot Digeber, Sejumlah Investor Langsung Berminat

Kepala Bidang Aset BPKAD Pemkot Solo, Kristina Andika Irawati, mengatakan pihaknya membuka peluang kerja sama pemanfaatan aset untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang nantinya kembali digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.
Solo Investment Forum
Main Event

Solo Investment Forum (SIF) 2025

Platform Bertemu, Berkolaborasi, dan Menciptakan Peluang Baru
Solo Investment Forum (SIF) adalah agenda tahunan yang mempertemukan pemerintah, investor, pengembang, lembaga keuangan, dan pelaku usaha. Dalam forum ini, potensi investasi Solo disajikan secara lengkap, mulai dari sektor prioritas, portofolio aset premium, hingga data ekonomi terbaru. Selain konferensi, SIF menghadirkan ekspo aset, business presentation session, serta investment clinic yang memungkinkan investor berdiskusi langsung dengan instansi terkait. SIF adalah ruang kolaboratif untuk memulai dan menumbuhkan proyek strategis di Kota Solo.
Event Detail

Have any Question?

62817724811